Cah Blora jadi Adjunct Professor di Nagoya University

Foto: Istimewa

Prof.Dr. Ahmad Maryudi (nomor 3 dari kiri) sedang memberikan bimbingannya kepada 1 mahasiswa doktor dan 2 mahasiswa master dari Jepang.

Kamis, 24 Oktober 2019 14:25 WIB

BLORA (wartaEdukasia)—Prof.Dr. Ahmad Maryudi, cah Blora asli Desa Patalan lulusan SMA 1 Blora angkatan 1994, Kamis, 24 Oktober 2019 mendapat kehormatan diangkat menjadi Adjunct Professor di Lab. Forest Resources & Society, Nagoya University.

Adjunct Professor adalah seseorang yang diangkat oleh universitas untuk mengajar dan membimbing mahasiswa.

"Bukan sebagai staf tetap ya, namun lebih memberikan kontribusi secara periodik," kata Prof. Maryudi dalam wawancaranya via aplikasi pesan Whatsapp, Kamis.

Prof. Maryudi saat ini mengajar di Fakultas Kehutanan UGM. Bersama Prof. Kazuhiro Harada, Kepala Lab. Forest Resources & Society Nagoya University, Prof. Maryudi sedang membimbing 1 mahasiswa doktor dan 2 mahasiswa master dari Jepang. Ketiga mahasiswa tersebut melaksanakan penelitian untuk disertasi dan thesis di Indonesia.

"Pengangkatan ini merupakan suatu bentuk pengakuan," sebutnya.

Prof. Harada dan Prof. Maryudi juga sedang mempersiapkan penerbitan sebuah buku mengenai kebijakan kehutanan sosial dan kemasyarakatan di Asia. Mereka berdua sudah bekerja sama sejak tahun 2008, dalam penelitian berkaitan dengan sertifikasi pengelolaan hutan berbasis komunitas bersama Institute for Global Environmental Strategies (IGES).

"Mudah-mudahan buku tersebut bisa selesai pertengahan tahun depan," imbuhnya.

Ahmad Maryudi diangkat menjadi guru besar Fakultas Kehutanan UGM sejak tahun 2017. Lulus S1 tahun 1998 dari fakultas yang sama dengan tempat mengajarnya sekarang, Maryudi melanjutkan S2-nya di Australian National University dan lulus tahun 2005. Enam tahun kemudian ia merampungkan S3-nya di Goettingen University, Jerman.

"Saat ini saya juga mengetuai Sebijak Institute, yakni kelompok keilmuan dan penelitian Sejarah dan Kebijakan Kehutanan, Fakultas Kehutanan UGM. Di sini saya sedikit-sedikit bisa menyumbangkan bahan-bahan yang berkaitan dengan perhutanan sosial yang memiliki relevansi dengan perkembangan Blora," ujarnya sembari memberikan link Sebijak Institute yang bisa diklik di sini***