P5 di SDN 2 Jiken, dari pemanfaatan limbah hingga memasak labu kuning

Foto: Gatot Aribowo

SDN 2 Jiken, menyelaraskan kegiatan p5-nya dengan program sekolah adiwiyata.

Kamis, 30 November 2023 17:18 WIB

BLORA (wartablora.com)—Banyak inovasi dan kreativitas bermunculan di sekolah-sekolah sejak kurikulum 2013 berganti dengan kurikulum merdeka. Salah satu terobosan dalam kurikulum terbaru dunia pendidikan anak-anak di Indonesia ini adalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, sering disingkat dengan P5. Di SDN 2 Jiken, Kecamatan Jiken, galon air isi ulang dimanfaatkan menjadi pot-pot yang tanamannya bisa di pajang di luar kelas. Sementara potensi tanamannya, labu kuning dimanfaatkan untuk kegiatan masak-memasak.

Kiswati, Guru SDN 2 Jiken mengatakan, proyek kegiatan p5 dibarengkan dengan program sekolah adiwiyata. Sehingga tema gaya hidup berkelanjutan yang ada di p5 kurikulum merdeka bisa diselaraskan dengan kegiatan yang menunjang sekolah adiwiyata di SD tersebut.

"Kita kelola sampah yang ada di lingkungan sekitar sekolah, lalu kita manfaatkan. Selain untuk mengisi kegiatan proyek p5 juga untuk pengembangan menjadi sekolah adiwiyata," katanya saat ditemui di sela-sela mengajar.

Tak hanya galon air ulang yang bisa dimanfaatkan menjadi pot tanaman yang dipajang di koridor ruangan kelas. Sekolah ini juga memanfaatkan sampah botol plastik air mineral ukuran besar, lalu dibentuk menjadi pot yang bisa digantung di sepanjang koridor.

"Sekolah kami memang lebih mengutamakan pemanfaatan barang bekas untuk penghijauan. Berbagai tanaman kita tanam di sekolah. Bahkan ada tanaman labu kuning yang bisa dimanfaatkan dalam kegiatan p5 yang bertemakan kewirausahaan," terangnya.

Dalam kegiatan p5 yang lain, anak-anak juga diajarkan untuk masak memasak yang memanfaatkan tanaman yang ditanam di sekolah, salah satunya labu kuning.

"Dengan memanfaatkan tanaman yang telah ada, maka anak-anak tak perlu membawa bahan-bahan dari rumah untuk kegiatan masak memasak. Tapi itu untuk masakan labu kuning. Kalau untuk masakan yang bahannya tidak ada di sekolah, anak-anak baru bawa bahan dari rumah," imbuhnya.

Kegiatan p5 ini dikerjakan pada hari Sabtu selama 4 jam. Kegiatannnya seminggu sekali, sepanjang semester.